Selasa, 11 November 2014

MANAJEMEN NILAI (HARGA)



Pengertian Harga
-          Menurut Buhari harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan  dengan uang.  
-          Menurut Saladin harga adalah sejumlah uang sebagai alat tukar untuk memperoleh produk atau jasa.
-          Dharmesta dan Irawan harga adalah jumlah uang (ditambahkan beberapa produk kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk atau pelayanannya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan sebagai alat tukar untuk memperoleh sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya.
 Adapun tujuan dari penetapan harga adalah
a.       Berorientasi pada laba
b.      Berorientasi pada volume
c.       Berorientasi pada citra
d.      Stabilisasi harga
e.       Tujuan lain


Untuk memperjelas poin-poin diatas mari kita lanjutkan menyimak maksudnya :
a.       Berorientasi laba
Setiap perusahaan selalu memilih harga yang dapat menghasilkan laba paling tinggi. Harga ditetapkan untuk mencapai tingkat laba tertentu, ditetapkan lebih awal sebelum melakukan proses produksi dan pemasaran.
b.      Berorientasi pada volume
Harga ditetapkan sedemikian rupa untuk mencapai target volume penjualan atau tingkat produksi tertentu. Jika harga jual produk Rp 10 ribu  dapat dicapai dengan volume produksi 1 juta unit, maka proses produksi  produk akan dilakukan pada jumlah unit tersebut.
c.       Berorientasi pada citra
Citra suatu perusahaan dapat dibentuk melalui stategi penetapan harga. Perusahaan dapat menetapkan harga tinggi untuk membentuk atau mempertahankan citra prestisius, Mis: suatu produk akan ditetapkan sebagai sebagai produk yang berkelas mewah/tinggi, maka harga yang ditetapkan tidak boleh murahan. Harga rendah dapat digunakan ut membentuk citra nilai tertent, mis : dgn memberi jaminan bahwa harganya terendah di suatu wilayah.
d.      Stabilisasi harga
Harga ditetapkan untuk menciptakan harga yang stabil. Dalam pasar yang konsumennya sangat sensitif terhadap harga, biala suatu perusahaan menurunkan harga maka pesainganya harus menurunkan pula harganya. Mis: minyak tanah dijual mahal oleh pengecer, maka pemerintah melakukan operasi pasar dengan menjual minyak tanah dibawah harga eceran tertinggi.
e.       Tujuan Lainnya
Harga dapat pula ditetapkan dengan tujuan mencegah masuknya pesaing, mempertahankan loyalitas pelanggan, atau menghindari campur tangan pemerintah.

 Langkah-langkah Penetapan Harga
  1. Menentukan tujuan penetapan harga
  2. Menentukan permintaan
  3. Memperkirakan biaya
  4. Menganalisa biaya, harga dan penawaran pesaing.
  5. Memilih metode penetapan harga
  6. Penyesuaian struktur harga dengan kondisi pasar
1. Menentukan tujuan Penetapan Harga
Faktor utama yang menentukan dalam penetapan harga adalah tujuan pemasaran perusahaan. Tujuan tersebut bisa berupa maksimisasi laba, mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, menciptakan kepemimpinan dalam hal kualitas, mengatasi persaingan, melaksanakan tanggung jawab sosial, dan lain-lain.
2. Menentukan Permintaan
Permintaan menentukan batas atas dari rentang harga yang dimungkinkan bagi suatu produk. Permintaan akan menurun drastis bila harga terlalu tinggi. Biasanya terjadi hubungan yang terbalik antara harga dan jumlah permintaan.
3. Memperkirakan Biaya
Biaya merupakan faktor yang menentukan harga minimal yang harus ditetapkan agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Harga suatu produk haruslah menutupi biaya untuk produksi dan pemasaran barang tersebut, paling tidak untuk jangka panjang.
 4. Menganalisa biaya, harga  dan penawarasn pesaing
Guna memperoleh posisi bersaing yang diharapkan untuk suatu produk atau jasa dalam pasar sasarannya, manajemen harus memperhitungkan biaya dan harga. Misalnya, supaya sukses menerapkan strategi harga rendah, maka manajemen harus yakin bahwa biaya produk memang lebih rendah daripada biaya pesaing, dan rendahnya biaya tersebut akan tercermin pada harga produk yang ditawarkan.
5. Memilih metode penetapan harga
Secara garis besar metode penetapan harga dapat dikelompokkan menjadi empat kategori utama, yaitu metode penetapan harga berbasis permintaan, berbasis biaya, berbasis laba dan berbasis persaingan.
6. Penyesuaian struktur harga dengan kondisi pasar
Apabila taraf harga telah ditetapkan ber-dasarkan semua pertimbangan di atas, untuk selanjutnya dapat terjadi fleksibilitas harga, di mana struktur harga divariasikan sesuai dengan permintaan dan biaya berdasarkan wilayah, dan lain-lain. Penyesuaian khusus terhadap harga dapat dilakukan dalam bentuk diskon, dan penyesuaia geografis.
 Metode Penetapan Harga
  1. Penetapan harga biaya plus
  2. Penetapan harga Mark-Up
  3. Penetapan harga Break-even
  4. Penetapan harga dalam hubungannya dengan pasar
Penetapan Harga Biaya Plus
Menentukan harga jual per unit produk dengan menghitung jumlah seluruh biaya per unit ditambah jumlah tertentu untuk menutup laba yang kehendaki.
Perusahaan menetapkan harga jual ber-dasarkan presentasi yang diinginkan
Penetapan Harga Mark-Up
Kita membeli barang-barang dagangan kemudian harga jualnya tentukan setelah menambah harga beli dengan sejumlah mark-up
Mark-up  merupakan kelebihan harga jual di atas harga belinya.
. Penetapan Harga Break-even
Adalah cara penetapan harga yang didasarkan pada permintaan pasar dan masih memper-timbangkan biaya. Dikatakan break-even apabila penghasilan terima sama dengan ongkosnya, dengan anggapan bahwa harga jualnya sudah anda tentukan.
Laba apabila penjualan yang capai berada di atas titik break-even dan rugi penjualan anda berada di bawah titik break-even.
Penetapan Harga dalam Hubungannya dengan Pasar
Penetapan harga jual berdasarkan harga yang telah ditetapkan pesaing.
Harga dapat ditentukan sama dengan tingkat harga pasar agar dapat ikut bersaing, atau dapat juga ditentukan lebih tinggi atau lebih rendah dari tingkat harga dalam persaingan.
Pengertian kebijakan harga
Kebijakan harga adalah keputusan mengenai harga-harga yang akan diikuti untuk suatu jangka tertentu
Pengertian kebijakan harga
Kebijakan harga merupakan salah satu unsur dari bauran pemasaran yang dipakai oleh perusahaan untuk mencapai tujuan pada target pasar
Kebijakan dalam penetapan harga
Pengusaha harus selalu menjamin suatu barang yang lebih tinggi mutunya dan macam/bentuknya lebih menarik dari pada barang-barang lain yang sejenis yang beredar di pasaran.
Kebijakan dalam penetapan harga
Kebijaksanaan ini biasanya dilakukan oleh kebanyakan para pedagang eceran, terutama yang tergabung dalam suatu Toko Serba Ragam (Departemen Store). Memang adakalanya suatu barang dijual di bawah harga pokok. Kesanggupan menderita rugi untuk barang yang dijual di bawah harga pokok itu, dengan maksud untuk menarik para konsumen, agar mereka membeli barang-barang lain yang tersedia di tokonya itu.
Kebijakan dalam penetapan harga
Dengan kebijakan  ini pengusaha ber-maksud dapat mempertahankan jumlah pelanggan, dengan tujuan  agar mereka tidak pindah sebagai pembeli ke toko-toko yang lain,  tidak akan kecewa, dan akan tetap menjadi pelanggannya.
Kebijakan pemerintah utuk  mengendalikan pasar
Harga tertinggi adalah harga maksimum yang ditetapkan berkenaan dengan menurunnya penawaran barang di pasar, pemerintah melakukan operasi pasar.
Taktik Penetapan Harga
Harga ganjil dipergunakan oleh pemasar yang beranggapan bahwa konsumen akan lebih tertarik untuk membeli apabila harga jual yang ditetapkan adalah merupakan harga ganjil, memberi kesan khusus atas harga jual yang ada.
Taktik Penetapan Harga
Tiga bentuk potongan yang sering diberikan:
  • Potongan harga diberikan kepada para pedagang perantara at distributor yang telah membantu memasarkan produk prusahaan.
  • Potongan khusus yang diberikan kepada konsumen yang membeli dalam jumlah tertentu.
  • Potongan diberikan apabila konsumen membeli dalam jumlah tertentu dan membayar kontan.
Taktik Penetapan Harga
Stategi promosi penjualan dilakukan perusahaan ut memperoleh target penjualan dalam waktu singkat dilakukan dengan menawarkan kupon undian at voucher.
Sensitifitas harga
Ø  Sensitivitas harga adalah persepsi, harapan dan kemauan konsumen akan harga yang harus dibayarkan untuk produk atau jasa.
Ø  Sensitivitas harga adalah keinginan seimbang antara atribut produk dan harga yang akan dibayar oleh konsumen.
Faktor yang mempengaruhi
Faktor informasi merupakan hal yang sangat penting dalam proses keputusan pembelian konsumen. Pada indikator ini sensitivitas harga ditentukan oleh seberapa banyak dan dalam informasi yang didapat konsumen mengenai harga dan kualitas yang ditawarkan berbagai produk sejenis yang akan dikonsumsi oleh konsumen.
Faktor yang mempengaruhi
Pada indikator ini sensitivitas harga ditentukan oleh seberapa tinggi keterlibatan konsumen mengenai atribut, citra, merek dan manfaat dari produk yang akan dikonsumsinya. Konsumen yang memiliki pengetahuan akan manfaat yang diterima dari produk lebih banyak dapat menurunkan sensitivitas harga seorang konsumen , namun sebaliknya apabila konsumen yang tidak memiliki banyak pengetahuan akan manfaat dari produk yang akan mereka konsumsi maka hal tersebut dapat meningkatkan sensitivitas harga seorang konsumen.
Faktor yang mempengaruhi
Pada indikator ini sensitivitas harga ditentukan oleh tingkat kesetiaan konsumen dalam menggunakan satu jenis produk merek tertentu. Konsumen yang terbiasa setia menggunakan merek tertentu akan memiliki tingkat sensitivitas harga yang rendah, hal ini diakibatkan konsumen sudah merasa puas akan manfaat yang dihasilkan oleh produk yang bersangkutan sehingga akan merasa memiliki hubungan yang erat dengan merek tersebut
Faktor yang mempengaruhi
Pada indikator ini sensitivitas harga ditentukan oleh tingkat frekuensi pembelian yang dilakukan seorang konsumen terhadap suatu jenis produk. Semakin banyak seorang konsumen mengkonsumsi suatu produk maka informasi mengenai harga akan semakin banyak karena konsumen yang sering melakukan pembelian atau mengkonsumsi suatu produk akan menambah informasi mengenai penawaran harga yang terjadi di pasaran, sehingga yang nantinya akan meningkatkan sensitivitas harga seorang konsumen dan begitu pula sebaliknya.
Faktor yang mempengaruhi
 Peran media perantara dalam kaitannya dengan sensitivitas harga adalah peran yang diberikan media perantara baik melalui berbagai informasi yang di informasikan maupun menawarkan suatu paket produk yang menawarkan keuntungan tersendiri sehingga akan mempengaruhi kepekaan konsumen terhadap harga

Oleh : Ilham Kamba




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger templates