Selasa, 19 Juli 2016

Menjadi Pemimpin di Muhammadiyah Haruslah Amanah

Goodwill Zubir selaku Ketua PP Muhammadiyah saat menyampaikan tausiyah pada Silaturahim dan Syawalan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Enrekang yang dirangkaikan dengan  Pelantikan Pengurus (Ketua & Anggota) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se- Kabupaten Enrekang pada Selasa (12/7) bertempat di Masjid Nurul Haq Baraka Kab. Enrekang mengungkapkan.

“Kadang kita temui kader-kader Muhammadiyah yang muncul saat momen-momen tertentu saja seperti  musycab, musyda, maupun Muktamar, kalau ngomong bicaranya lantang nanum tidak menjalankan amanah," ungkapnya.

"Menjadi pimpinan di Muhammadiyah haruslah amanah," tegas Goodwill.

Goodwill menjelaskan, bahwa tidak ada satupun ormas di Dunia yang menyamai Muhammadiyah pada segi kuantitas. “Muhammadiyah memiliki amal usaha yang cukup banyak, bahkan jika saya keluar negeri, orang sering menyebut Muhammadiyah adalah negara di dalam negara," jelasnya.

Kembali ditambahkan Goodwill. “Orang yang mati syahid bukanlah orang yang meninggal di peperangan saja, akan tetapi kader Muhammadiyah yang menjalankan amanah dengan baik dan dia wafat, maka dia dapat diakatan mati syahid, sebab semua yang dikerjakan di Muhammadiyah itu nilainya adalah ibadah, namun kuncinya adalah Ikhlas," tambahnya.

"Kepada seluruh warga Muhammadiyah dan Pimpinan di Muhammadiyah mari kita meraih ridho Allah lewat Muhammadiyah. Sebagai kader Muhammadiyah kita harus memiliki ilmu tentang Muhammadiyah, agar nantinya kita tidak kecewa dengan Muhammadiyah," ungkap Goodwill.

“Muhammadiyah adalah organisasi gerakan amar ma'ruf nahi mungkar, gerakan pemurnian akidah, sehingga umat islam memiliki akidah yang benar, ibadah yang benar dan akhlak yang benar serta benar cara hidupnya. Dan Muhammadiyah itu disegani oleh kawan dikagumi oleh lawan” tutup Goodwill.

Oleh : Ilham Kamba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger templates